financial planning

Reksadana dan Asuransi Term Life (Part 2)

Zahra udah tidur nih, lanjuutttt…

Tentang Reksadana

Ini aku tulis berdasarkan rekues dari Bintang untuk review Reksadana. Aku pikir sekarang udah gak siaran jadi gak terima rekues lagi, tenyata masih ada toh.. hehe..

Seperti yang udah aku ceritain di Part 1 kalo 4 bulan yang lalu aku ikutan Reksadana campuran beli di bank MandiSendiri, Manager Investasinya milih Untuktis (aneh banget ini perumpamaannya), kenapa? insting aja.. hehe.. sama cari-cari referensi temen, dan liat di portalreksadana juga tyt grafiknya bagus. Aku pake Installment plan di bank, jadi tiap bulan di auto debit, bisa ikut min 100ribu.

Ini dia angka harga per unitnya selama 4 bulan ini :

Juli 09 : Rp. 2.478,-
Agustus 09 : Rp.2.584,-
September 09 : Rp.2.577,-
Oktober 09 : Rp.2.713,-

Ihiy.. walo dikit konstan ya naiknya.. Kalo liat gini sih pengennya beli pas harga rendah yang buanyaaak, trus dijual kalo harganya lagi naik. Nyahahaha.. mental calo.

Nah karena sebulan pertama langsung naik, jadi si Papa beli juga, tapi yang Reksadana Saham. Lebih beresiko memang, tapi yah namanya juga pengen coba-coba..

Ini dia angka harga per unit selama 3 bulan ini :

Agustus 09 : Rp.9.021,-
September 09 : Rp.8.987,-
Oktober 09 : Rp.9.654,-

Sempet turun ya di bulan sept, tapi naik banyak di oktober. Yah namanya juga saham, resikonya lebih tinggi, karena itu memang disarankan kalo mau RD Saham itu untuk manfaat jangka panjang (misal untuk dana pensiun atau dana pendidikan yang masih lama)

Baru 4 bulan ini memang terlalu singkat untuk menyimpulkan sesuatu, tapi feeling ku siy, we’re on the right track. Masalahnya halal atau ngga? I dont know. Ga tau deh duit kita diputerin kemana, yah wallahualam deh. Tapi kalo emang mau yakin ada kok Reksadana yang syariah.

Like wina saz : “Karena nabung aja, gak akan kekejar”

We’ll see then

Reksadana, checked.
Dana pendidikan, udah mulai sebagian, checked.
Dana pensiun, checked.
Dana liburan (hoho), checked.
Asuransi kesehatan setelah pensiun, checked.
Tinggal asuransi term life..
Dan oh.. rumah.. ganti mobil.. lha lha kok masih banyak??? hehe..

Mudah-mudahan kita bisa mencapai impian kita suatu saat nanti. Financial Freedom!

Advertisements

16 thoughts on “Reksadana dan Asuransi Term Life (Part 2)

  1. Yah lumayan juga yak, namanya juga investasi, ga bisa buru-buru liat hasilnya ya. Eh tapi pas aku ke CS bank M, dibilangnya strating 5juta yak, ada yang 200rb yah, wah CSnya ga lengkape neh ingpona. Iya ada yang Syariah juga di bank M. Mau tanya sejelas-jelasnya lagi ah ke CSna biar tambah mantebh! Moga nilainya makin baik ya bu πŸ™‚

    1. Oh ya? yang starting 5 juta tu jenis reksadana apa? Kalo yang Pendapatan Tetap emg rata-rata 5-10 juta minimal. Kalo campuran ama saham bisa mulai 100rban tp tgt Manager Investasinya juga sih.. CMIIW

  2. Aaaa TFS yah…
    Bener2 berguna banget infonya.
    Btw ada yang mau ku tanyain ttg reksadana ini, tar aku tanya via email aja ya bu.. *msh awam nih. Suka baca ttg reksadana tp belum mudeng hehe*

  3. Wah makasih banget ya rikues gue diputer hihihih
    Seneng banget liat angka2nya yg naik terus, semoga terus naik sampe target tercapai yak!

  4. darina…. pengen tau dong kamu reksadananya ambil campuran beli dimana n manager invest apa? hiks ajarin dong… nyesel nih udh pake unit link 1 thnan… baca2 blog km jadi pengen ambil TL sm RD.. please share ya via emailku aasap : tatamignone@gmail.com

  5. Darina… Salam Kenal yaa…

    Aku browsing Ligwina Google, malah ketemu Blog ini. Bermanfaat bgt πŸ˜‰
    Cuma jadi rada nyesel krn Aku tuch wis kadung ambil UL dr Bank Mandiri (juga), Hiks… Lumayan Nyesek ;p

    Ambil Asuransi ini stlh Baca Bukunya Safir Senduk (telat baca Blog-mu) & pertimbangan krn emang Misuwa terima Gajinya disana. Just for Simple..

    Tp skrg mau coba ambil Asuransi TermLife dech… Sama Coba RD. Campuran seperti dikau, wish me Luck Sist… RABB Bless You and Your Family ^_^ Salaam,

  6. Say… Terus sekarang dah jadi ambil Asuransi apa? UL-ku apa ta berhentikan aja ya? Tapi Sayang bgt Booo’…,
    aku dah bayar premi 12 Bulan X @Rp 565,426.

    Untung aku liat Blog ini, soalnya 2 minggu yg lalu SuamiKu main ACC aja Asuransi Kesehatan AXA yg ditawarin sm TeleMarketingnya By Phone 😦
    Hallaaaaaahh…… Walau cuma 260ribuan/Bulan, tp apa gak ya lebih bermanfaat aku investasiin di RD githu? Secara Pengobatan dah di-cover kantor 100%.

    Really need a share & advice Bu…
    Secara sesama Ibu-+bu, hehehehee…
    Thank you, Sist… πŸ˜‰

    1. wah, aku juga bingung kalo ditanya mesti gmn. Temenku ada sih yang baru 3 thn udah tutup UL-nya, tapi sebenernya kalo secara jangka panjang UL tu menguntungkan juga ko, ibaratnya kita bayar jasa ke dia karena kita jadi gak usah mikir lagi untuk investasi, kalo reksadana kan kita kudu belajar MI mana yang bagus, kapan beli, kapan jual…dll. Mnrtku diitung2 aja dulu bu, butuhnya berapa, ntar hasil yang didapet berapa dan apa cara yang terbaik. Soal Reksadana juga aku blm begitu paham, dan buat yang newbie rada resiko juga sebenernya, karena kita gak tau mana MI yang tepat. Salah2 jadi rugi juga bisa loh…

      Aku kmrn baru aja ambil asuransi term life

  7. Assalamu Alaikum Wr.Wb

    Sebenarnya setiap produk ada untung ruginya dan tidak semua produk cocok untuk semua orang. Unit Link booming itu karena sebelumnya masyarakat berasumsi bahwa ikut asuransi jiwa berarti berharap untung dengan kematian dan kalau tidak terjadi duitnya akan hangus, akibatnya penetrasi asuransi jiwa sangat lambat. Dengan munculnya unit link, masyarakat menganggap duitnya tidak hangus bahkan berkembang biak. Itu juga pengaruh dari agen yang tidak menjelaskan secara transparan untung rugi ikut unit link.

    Belakangan banyak pihak yang membedah isi dari unit link beserta biaya-biayanya seperti priyadi di blognya(priyadi.net), freddy pielor dengan bukunya “jangan beli unit link”, ligwina, dll sehingga semakin banyak masayarakat yang terbuka wawasannya tentang unit link dan produk asuransi/investasi lainnya.

    Bagi saya sendiri, unit link ini cocok buat masyarakat yang pemula di dunia asuransi dan awam dengan investasi. Daripada mereka tidak memiliki asuransi sebagai proteksi dan tidak mengerti seluk beluk investasi lebih baik mereka menyerahkan urusan tersebut kepada ahlinya dalam hal ini perusahaan asuransi dan MI yang mengelola unit link ini.

    Bagi yang sudah mengerti, dan tahu hitung-hitungan angkanya, lebih baik asuransi dan investasi tersebut dipisah karena lebih optimal.

  8. Darina… Salaam,
    Ketemu lg, mudah-mudahan ga bosen yach.. Hehehehee… Butuh teman Share nich, soalnya ajak Share Misuwa kasihan juga..Ribet, Dah capek nyari duit. Jadi aku yg tugasnya kelola tuch gaji supaya optimal, ahahaaiiiyy…
    Lagian Misuwa-ku jg gak ngerti hal2 invest/asuransi beginian ;p

    Aku barusan aja kirim email ke Pak Aris (Takaful) utk tanya2. Kalau worthed menurut perhitunganKu, insyaALLAH mungkin daku akan mengikuti jejak Zahra’s Mommy πŸ˜‰

    Ohya Darina, dikau jadinya ambil UP brp? Fix Premi brp setahun Say?
    Ambil semua manfaatnya ta?
    10 tahun yaa…? Pakai pemeriksaan medis segala gak sebelumnya???
    Hallaaaaaaahh…. Banyak bgt yaks pertanyaannya kaya’ wartawan, xixixixiii… Biarin dah, namanya juga lg bingung.

    Makasih ya Darina atas jawabannya, mudah-mudahan Darina & Family selalu diberikan Kebahagiaan & Keberkahan. Amiin… Salaam,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s