financial planning

Finally, asuransi term life

Setelah jumat itu aku sengaja cuti untuk ngurus beberapa hal sekaligus, aku dateng ke kantor asuransi Takapenuh di daerah sudirman. Kesan yang didapat memang sesuai dengan harapan. Setelah semuanya clear aku menandatangani segala sesuatunya, jadi ntar tinggal transfer dan dibuatin polisnya. Aku ngejanjiin transfer tengah bulan ini.

Chat by YM

Bapak agen : Assalamualaikum mbak
Me : Waalaikumsalam, pasti mau nanya transferan ya?
Bapak agen : iya, wah kayanya mbak punya ilmu nih
Me : hehe, iya nanti ya pak nunggu bonus keluar
Bapak agen : oke mbak, jangan diabisin di BSM ya mbak
Me : ga janji deh.. abis premi nya naik sih, gak bisa ditawar lagi ya?
Bapak agen : ngga bisa mbak, maaf, itu udah itungan komputer. Saya yang salah kemaren ngga tanya ultah mbak bulan apa, cuma itung berdasar tahun.

Ya, mereka ngitung umur kita berdasarkan ulang tahun terdekat, aku ultah bulan maret, jadi diitungnya 27 tahun, hey aku masih 26 tahun! Bahkan tampilan gadis 22 tahun! *mulai ganggu*

Jadilah preminya naik 75ribu, ya sutralah..

Alhamdulillah kemarin udah transfer dan resmi ikutan asuransi term life. Setelah setahun yang lalu dikenalin ama ligwina hananto di HRFM, kemudian survey sana sini, dan setelah setahun baru mantap beli Reksadana dan Asuransi term life.

Tentang asuransi ini, wina di radio pernah bilang :
– kalo suami penghasilan utama, istri tidak bekerja, siapa yang harus ikut asuransi? jawabnya suami.
– nah kalo istri bekerja, suami tidak bekerja? pastinya jawabnya istri.
– kalau suami istri bekerja? jawabnya harus ikut dua-dua nya.

Tapi menurutku optional juga sih, kalo suami istri bekerja bisa aja yang ikut cuma salah satu dengan catatan udah punya asset. Karena si Papa udah terlanjur ikutan asuransi lain, jadi aku yang nyoba ikutan asuransi term life ini.

Dan di asuransi Takapenuh ini, aku ambil yang sekalian nabung, sebut saja Takapenuh Fales *bapak agen pasti senyum-senyum baca ini* Jadi pas jatuh tempo uang kita ngga hilang, tapi bagi hasil ama Takapenuh.

Karena cuma ikut term 10 tahun, jadi diharapkan selama jangka waktu itu, kita menargetkan udah punya asset, entah itu tanah, rumah atau apartemen *saya pilih yang terakhir, amin*

Nah jadi Insya Allah lah, Zahra aman biar babe emak nya nggak ada. Just in case aja, wallahualam kan yah… aku lebih mantap ikutan asuransi ini setelah gempa kemaren. Biar sebenernya kae, nena ama oma nya Zahra pasti dengan ikhlas membantu, tapi kita pengen aja mempertanggung jawabkan kewajiban kita secara financial.

Nah, asuransi beres. Tinggal apa tadi? oh ya.. asset.. apakah ini artinya harus memotong dana shopping besar-besaran? Huhuhuhuhuhuhu… (T_T)

Advertisements

17 thoughts on “Finally, asuransi term life

  1. Yah bu kalo kau dihitung 27th, aku dihitung 28th dong (lahir maret juga), pdhl kan ulangtahun aja blm ya. Berarti smakin tinggi umur pas ikut asuransi, jumlah premi lbh gede lg ya.
    Aku tertarik juga deh tau ada asuransi jiwa yg ada nabungnya juga (masih gak rela ilang smua hahaha). Tp untuk saat ini .rencana biar suami aja deh yg ikut krn dia penghasilan utama, aku FTM. Ini model byr premi harus setahun sekaligus atau bisa bulanan? Aku mau tny2 ke mama ZK ttg reksadana n asuransi via email blm sempet2 nih.

  2. Assalamu Alaikum Wr.Wb

    Sebelumnya saya ucapkan selamat dan terima kasih kepada Mbak Darina karena telah bergabung di Asuransi “Takapenuh”

    Soal perhitungan usia di Asuransi “Takapenuh” adalah dengan cara ” bulan dan tahun mulai asuransi di kurangi bulan dan tahun lahir calon peserta”.
    Jika terdapat selisih jumlah bulan, maka kelebihan 6 bulan keatas dianggap 1 tahun, sedangkan kurang 6 bulan dianggap 0 atau umur tidak ditambah.
    Cara bayar untuk “Takapenuh Fales” adalah bisa secara tahunan maupun sekaligus.

    1. kalo ilustrasi kynya lebih pas tanya ke agennya aja ya.. udah standar ko berdasarkan umur. Takutnya kalo aku jelasin ngga lengkap juga.. pak aris ini cepet kok, kalo email belio pasti langsung dibales lengkap dg ilustrasi. bener kan pak? 😉

  3. met kenal mbak..saya suka baca tulisan mbak tentang perencanaan keuangan, udah sering baca tulisannya mbak lidwina sih..tapi lebih enak karena mbak darina ini udah dengan prakteknya..
    gara2 baca tulisan ini..tadi pagi aku bela2in ke kantor asuransi takapenuh yang mbak maksud mau nanya2 orduk asuransi jiwa..eh sampe disana marketingnya bilang..kalo untuk kota kecil kayak daerahku gak dipasarin produk kayak gitu abis preminya kecil sih…waaaaaaaa aneh gak sih jawabannya..

    1. wah kok aneh yah.. klo ambil di jakarta aja gitu boleh ga yah.. kan tinggal transfer tiap thn, tp hrs ttd polis asli sih yah.. gmn nih mgkn bpk. aris bisa membantu.. gpp deh blog ku jd mediator, tp persenan tetep loh 😀 *kidding*

  4. Assalamu Alaikum Wr.Wb

    Membaca comment Mbak Amnah, saya sangat menyayangkan kalau ada Marketing Asuransi Takaful yang berkata seperti itu.
    Memang sih komisi untuk produk Term Life lebih kecil dibandingkan dengan produk yang lain, tapi seharusnya sebagai pemasar produk syariah, mengajak masyarakat untuk “berhijrah” ke produk perbankan syariah termasuk asuransi syariah adalah lebih utama karena bernilai ibadah terlepas dari besar kecil komisi yang akan di dapatkan.
    Kemudian masalah kepesertaan bila nasabah berada di daerah sedangkan kantor Takaful tempat mengambil produk itu berada di Jakarta misalnya adalah tidak masalah. Cuma saat mengajukan kepesertaan itu saja yang perlu kejujuran dari calon nasabah dan agen saat mengisi SPAJ nanti. Untuk detailnya bisa email ke asunaryo@yahoo.com.
    Buat Mbak Darina, semoga perannya yang secara tidak langsung mengajak masyarakat untuk berhijrah ke produk syariah di berkahi oleh Allah, diberi rejeki yang banyak. Amin.

  5. Salam kenal ya

    Aku udah lumayan lama bc tulisan km.. Tulisan km ringan, bermanfaat n mengalir.. sometimes lucu jg krn bahas soal daily life yg kdg2 aku alami as a new mom.
    Thanks ya..jd terinpirasi gr2 tulisan km ttg asuransi soale aku yg lagi binun2 milih asuransi jiwa n pendidikan buat anakku.
    Keep writing ya =)

  6. iya nih mba, setelah dipikir2 emg paling perlu itu asuransi jiwa term life ama asuransi kesehatan yg wajib dimiliki. nah pe er nya sekarang asuransi kesehatannya nih *nasib ga di cover kantor.. loh koq curcol hihihi, maaf

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s