baby's corner · Health · parenting

Saat Zahra Diare

Ahem.. kali ini sayah mau membahas suatu yang rada ilmiah (yaelah, diare ilmiahnya sebelah mana yak :D). Biasanya kan ngetik aja langsung yang ada di kepala, sekarang mau diperkuat dengan sumber-sumber terpercaya, kek bikin skripsi gitu *eleuh lebay*

Zahra kemaren mendadak diare, tiba-tiba aja di pup jam 1 malam, trus pup lagi jam 5 pagi. Pup nya cair, walau masih ada ampas tapi aku ada feeling ini udah bermasalah. Karena Zahra biasanya pup cuma 2x sehari itupun pup nya agak padat.

Jadi mari kita bahas penyakit yang sering melanda bayi dan balita ini.

Apa itu Diare?

Diare adalah kondisi dimana tiba-tiba terjadi perubahan buang air besar dimana frekuensi dan jumlahnya lebih sering dan lebih cair. Buang air besar lebih dari 3-5x sehari sudah termasuk diare.

Apa penyebabnya?

Bisa karena virus (penyebab paling sering), bakteri, parasit, terapi antibiotika tertentu, alergi susu, juga bisa karena dari infeksi penyakit lainnya (misal infeksi saluran kencing, infeksi telinga, campak, dll). Tapi penyebab paling sering diare mendadak (diare akut) adalah virus.

Diare berlangsung berapa lama?

Biasanya diare karena virus berlangsung selama 5-7 hari dan akan hilang dengan sendirinya.

Ini penting, liat pup nya. Apabila disertai :

  • Lendir darah
  • Muntah
  • Demam (suhu tubuh diatas 37,5 derajat)

Maka sudah termasuk infeksi Saluran Pencernaan. Segera hubungi dokter anak!!!

Penanganan Diare karena Virus

Penanganannya hanya satu : Cegah Dehidrasi.

Karena virus akan hilang dengan sendirinya (self limiting disease), jangan berikan obat yang menghentikan diare (kalo buat orang gede ada tuh namanya entr*stop) karena pada prinsipnya diare harus dikeluarkan, kalo sengaja distop ekstrimnya takut malah ada kelumpuhan usus. Serem kan 😦

Apa tanda-tanda dehidrasi?

Antara lain bayi nangis tanpa air mata, mulut dan bibir kering, selalu haus, pipisnya sedikit dan warnanya gelap, mata cekung, kulit berkerut dan kliatan bayi kliatan lemes.

Gimana penganganan?

Berikan banyak minum, ASI, air putih dan tetap berikan makanan seperti biasa dan cairan tambahan (oralit untuk bayi). Pada kasus berat, dokter akan menganjurkan menghentikan pemberian susu formula untuk sementara, tapi ASI tetap dilanjutkan.

What I do :

  • Penanganan pertamaku sih minumin Pedialyte (oralit cair untuk bayi), karena oralit mengandung elektrolit yang tidak ada pada air putih biasa. Trus aku kasih Lacto B.Lacto B adalah probiotik yang mengandung bakteri baik yang membunuh bakteri jahat.Dan aku cekokin ASI yang banyak, aku kasih ASIP juga, akibatnya jadi defisit banyak deh.. yah gpp deh, abis takut dehidrasi.
  • Setelah 3 hari dan pup nya masih cair aku memutuskan untuk visit ke Dr. Endah Citra Resmi, SpA di RSAB Harapan Kita. Jadilah aku tau fakta-fakta yang aku tulis diatas dan penanganan yang aku lakukan katanya udah tepat. Tapi Lacto B sebenernya memang optional, jadi aku stop aja karena dikasih suplemen ZincKids ama dr. Endah.Mulai tahun 2004, WHO-UNICEF merekomendasikan suplemen Zinc untuk terapi diare karena diketahui dapat mengurangi keparahan dan lamanya diare. Kata dokter endah sih karena diare itu dinding sel jadi rusak, nah Zinc ini membantu untuk recovery sel-sel yang rusak tersebut. Zinc sebaiknya diberikan sampai 10-14 hari, walaupun diarenya sudah sembuh.
  • Pedialyte karena Zahra gak suka jadi diganti ama Pharolyte, oralit sachet yang dicampur dengan air, rasanya mirip jeruk. Ya sama aja sih ngga mau juga tapi aku cekokin aja, Zahra pun menyerah 😀 Sebenernya banyak macam-macam oralit untuk bayi, ada Pedialyte, Renalyte, Indoralyte (serbuk) dan Pharolyte (serbuk, rasa jeruk). Semua fungsinya sama, pilih aja sesuai kebutuhan.
  • Untuk makanannya sementara diet sayur dan buah. Buah yang bisa dimakan saat diare ada pisang dan apel. Sedangkan sayur sementara yang hijau-hijau dihindari dulu, tapi yang seratnya lebih sedikit kaya wortel dan kentang masih oke kok kata dok.endah. Nasi dan oatmeal boleh dikonsumsi seperti biasa. Lebih bagus kalo ditambahin makan yang berkuah.

Seandainya diare nya berlangsung lebih dari 2 minggu disuruh dr.endah untuk periksa lagi. Alhamdulillah hari ke-7 persis pup nya cuma 2x sehari walau masih kaya bubur. Dan makin lama makin membaik. Fiuh lega deh.. jangan sakit lagi ya nak.. mama jadi sutris 😦

Adalah tugas kita sebagai ibu untuk memilih partner kesehatan anak yang cocok dan sesuai visi misi kita. Ya, partner kesehatan anak kita adalah dokter anak, kan mereka yang kuliah kedokteran selama bertahun-tahun. Bukan milis atau mbah google. Ya kan? Ini murni pendapat pribadi lho, pendapat aku, Darina Kamil, hehehehe…

Sumber :

  • Visit ke dr.Endah Citra Resmi, SpA
  • “Buku pintar merawat bayi 0-12 bulan” oleh dr. Suririnah, penerbit PT.Gramedia
Advertisements

13 thoughts on “Saat Zahra Diare

  1. darina, izin copas ya.. buat penginget diri sendiri kalau anak sakit. soale kmrn kanayaku sempet diare krn virus. jd ngerti setelah baca postingan ini. thanks ya…

  2. Makasi udah share yah mak. Hal ini pun lagi aku alami di zaki. Smoga anak2 kita dijauhi dari sgala penyakit yah mak. Aamiin. Btw, ijin taro link blog mu yah…;-)

  3. Hai salam knal.. Skrng anak ku lg diare n pas lg googling masuk k web ini deh.. Hr pertama anak sy diare udh 9x pup dr pagi sampe jam 10 malem.. Rasanya hrs kuat siapin tenaga n fokus beberapa hr kedepan hrs telaten nih krn ngindarin antibiotik jg dr dsa yg sy tau ga penting juga..

  4. Mbak, ankku gak mau pisang .. kalo apel ini cara ngolahnya gimana ya? Aku takutnya malah tambah diare kalo salah ngasihnya ..

  5. Thanks for sharing pengalamannya, bisa sedikit mengurangi rasa cemas saya Si kecil kami , Syifa,yg baru berumur 4 bulan jg mengalami hal yg sma, diare. Sdah hari ke empat, belum ada perubahan, walau sdah dikasih obat dr dokter berupa antibiotik dan 2 lainnya yg berupa vitamin gitu, babnya masih cair berlendir dan dihitung utk hari ini babnya sdah 9 kali, tapi dikit2. Syukurnya si dedek nyusu asinya kuat. mudah2n besok kondisinya membaik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s