others

Officially DOVE-a-holic!

Akhir-akhir ini berasa gak sih Jakarta lagi puanaassh banget… Pernah pas mau lunch di belakang kantor ngeliat notifikasi di Path kalo South Jakarta 38 derajat aja dong.. huhu.. Gue memang pengen ngerasa Hot tapi bukan Hot yang macem gini.. yang Hot kaya Paris Hilton gitu loh.. Thatโ€™s Hot! *iniapasih *mulaifatamorgana

Bukan apa-apa sih, ini kulit udah berasa kering banget. Tiap hari kena AC kantor yang super dingin, begitu keluar panaas banget, perubahan cuaca akhir-akhir ini emang agak ekstrim ya, belum lagi debu di jalan. Lengkap sudah.. Yang paling berasa kering sih kulit bagian kaki nih.. sampe kadang keliatan banget mau mulai bersisik. Tidaaaaaaaakkkkkkkkkkk…. Aku bukan putri duyuuuuung…..

Pikir-pikir salah apa yah.. Perasaan udah rajin perawatan, tapi kulit masih kering juga. Ternyata jawabannya aku dapetin kemarin sewaktu diundang ke event Dove White Beauty Bar SOAPaholic Day di Otel lobby kuningan. Tentu saja waktu pertama kali dapet email undangan dari Fashionese Daily aku langsung bilang akan hadir. Kapan lagi seru-seruan bareng member FD di salah satu resto di Kawasan elite kuningan jakarta.

20130903-190329.jpg

Misi utama dateng event ini adalah cari solusi supaya kulit aku gak kering. Misi tambahannya makan enak sambil ngerumpi ama bloggers dan member FD. Haha..

dari kiri : dr. Lilik Norawati, Amy Zein sebagai MC
dari kiri : Rika Sandy Assistant Brand Mgr DOVE, dr. Lilik Norawati, Sp. KK, Rini Maya Suspita dari R&D Unilever dan Amy Zein sebagai MC

Okay kembali ke misi utama ๐Ÿ˜€

Selama ini aku fokus sama perawatan kulit setelah mandi. Yang agak terlupa adalah ternyata ritual perawatan itu dimulai justru sebelum mandi! Abis aku pikir kan mandi yang penting kudu bersih, sabun juga asal comot aja dari supermarket. Ternyata masalah justru dimulai disini.. Sebenernya apa yang terjadi pada kulit saat kita mandi?

dr. Lilik Norawati, SpKK menjelaskan sewaktu kita mandi menggunakan sabun, lapisan kulit terluar kita atau disebut Stratum Corneum (SC) akan menyerap air sehingga terjadi hidrasi SC dan sebagian air akan kesimpan didalam sel-sel kulit yg selanjutkan terjadi pembengkakan sel.

Nah sabun itu mengandung surfaktan yang macem-macem jenisnya. Beberapa jenis surfaktan akan meningkatkan laju pembengkakan sel dan kalau terlalu bengkak bisa terjadi kerusakan kulit atau iritasi. Karena surfaktan yang keras (harsh surfaktan) bisa ngerusak protein dan lipid alami kulit, singkatnya, kulit bisa jadi kering, kasar dan bersisik.

Pada sabun konvensional setelah pemakaian akan terasa kesat. Ternyata ini bukan karena bersih tapi itu tanda terjadi evaporasi/kekurangan cairan. Waduuuw gaswat juga ya..

Untuk itu kemarin pas event Dove White Beauty Bar SOAPaholic kita melakukan sedikit eksperimen dengan kertas lakmus, untuk mengukur tingkat keasaman (pH) sabun. Kertas lakmus akan berubah warna apabila mendeteksi pH.

Hasilnya, cuma pada Dove kertas lakmus tidak berubah warna. Ini membuktikan bahwa Dove memiliki pH netral yaitu 7 yang sama dengan air, sehingga aman untuk semua jenis kulit, dibandingkan dengan sabun lain yang rata-rata memiliki pH diatas 7.

20130903-193452.jpg

Aku sering liat iklan Dove di TV, tapi setelah liat sendiri dan ngedengerin efek sabun dengan surfaktan keras aku jadi agak ngeri juga.

Dove White Beauty Bar diformulasikan dengan sufaktan sintetis DEFI (Directly Esterified Fatty Isethionate) yaitu Sodium Cocoyl Isethionate yang bisa ngebersihin kulit lebih lembut dibanding sabun biasa. Sounds great? Yep. Tapi daripada cuma ngedengerin teori aku praktekin aja langsung kemaren ke kulit kaki aku yang kering dan mulai bersisik itu. Dan hei.. emang ngaruh ternyata ya.. Setelah 7 hari pemakaian kulit kaki aku mulai berkurang keringnya dan lebih lembab. Jadi aku berniat nerusin nih, supaya lebih lembab lagi. Dadaaah kulit ala putri duyung ๐Ÿ˜€

20130903-195516.jpg

20130903-201838.jpg

Selain itu kemarin dijelaskan kalo Dove Bar Soap juga aman dipake sama kulit sensitif, gak menimbulkan alergi dan merawat kesehatan kulit. Sedikit tips katanya hindari mandi yang terlalu sering dan terlalu lama. Jangan lebih dari 15 menit. Air tidak terlalu panas dan sekali lagi gunakan pembersih yang ideal.

Yang lucu, kemarin mbak Rika Sandi, Assistant brand Manager Dove cerita kalau anaknya sewaktu kunjungan ke dokter karena kulit anaknya mengelupas disarankan oleh dokternya untuk pake Dove aja. Mbak Rika yang orang Unilever sendiri jadi tersipu-sipu hehe..

Kalau mau ikutan buktiin, yuk ikutan Dove 7 Days Challenge di forum Female Daily disini. Siapa tau menang voucher MAP sebesar Rp.500.000,- #bancikuisalert

Overall seneng bener deh dateng event Dove White Beauty Bar SOAPaholic Day kemaren, ada photobooth-nya segala! Kayanya aku sama Dhita & Ira paling banci foto. Awal acara foto dulu, akhir acara foto-foto lagi, udah gitu kayanya paling lama soalnya ganti-ganti photobooth props hahaha… Here’s some snapshots!

20130903-201931.jpg

20130903-202103.jpg

20130903-202139.jpg

20130903-202212.jpg

20130903-202323.jpg

20130903-202359.jpg

20130903-202435.jpg

20130909-140609.jpg
Horeeee Aku ama Dhita menang best twit dapet voucher MAP โค

Thank you Dove and Fashionese Daily for having us!

Advertisements

4 thoughts on “Officially DOVE-a-holic!

  1. Akupun pake dove! Udah setaunan ini.. emang enak bangey yah cuma sayang klo udah kecil sabunnya rontok atau blenyek.. klo kata ulil sih karena banyak pelembabnya hihihi.. sip meluncur ke fd!

  2. Klo sabun batang sama sabun cair sama aja gak yaaa kandungan dan manfaatnya?? Kan kayakny yg dibahas itu lebih ke bar ya? Thx. Salam kenal ๐Ÿ˜‰

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s