Do it Yourself · Food

Mommy Barista Wannabe

Kayanya aku orangnya agak error dan sedikit moody tapi banyak maunya. Kemaren itu ditengah kejenuhan kerjaan kantor tiba-tiba aja aku pengen jadi Barista. Bukan gara-gara aku pecinta kopi loh, aku suka sih minum kopi, tapi tipe kopi banci gitu.. alias cappucino, latte, frappucino.. gitu-gitu deh. Tapi karena aku punya maag dan trauma gak bisa tidur gara-gara minum kopi jam 9 malem, aku lebih milih minum chocolate atau teh sih.

Terus kenapa pengen jadi Barista? cuma gara-gara pengen bisa bikin latte art. Kenapa latte art begitu penting? Can’t we just drink an ugly coffee? Latte art adalah cara komunikasi dari barista kepada customernya untuk menunjukkan betapa mereka peduli dan put a big effort untuk membuat kopi itu.

“Good latte art is important because it gives people the impression that you’ve (the barista) put time and effort into it and that you (the barista) respect the coffee and the customer” Izzy Gualtieri, a barista from Bang Espresso, Australia.

Trus nge-yutub lah gimana cara itu bikin latte art. Ternyata.. RIBET PEMIRSAH!! Aslik aku bengong. Jadi kebanyakan para barista pro itu kan pake mesin kopi yang harganya puluhan juta, trus aku googling nya cara gimana cara bikin latte art tanpa coffee machine. Dapetlah link video ini.

Terus aku belilah beberapa peralatan yang dibutuhkan untuk bikin microfoam milk untuk latte art seperti milk jug dari stainless steel dan milk frother (pengaduk susu). Bisa beli online ko di Maharajacoffee.

IMG_0875

Ada dua cara pembuatan Latte Art. Pertama dengan freepour, atau yang sekali tuang langsung digambar (biasa bentuk heart, swan, rossetta, dll). Atau dengan etching atau sengaja digambar, kita tinggal ciptakan permukaan agar siap digambar dengan foam menggunakan tusuk gigi atau alat lain.

Kalau liat dari yutub diatas sih, tampak cincay yah.. tapi oooooh ternyata… gak segampang itu. Untuk bikin latte art yang sempurna, kita harus bikin microfoam milk yang sempurna juga.

Tipe Susu. Harus yang fresh milk (biasa pake merk diamond atau greenfield), UHT Ultra? Jadinya gak bagus. Kalau pake coffee machine kita bisa steam dan froth sekaligus. Karena ini tipe rumahan kita harus panaskan dulu susunya, baru di-froth.

Suhu Susu. Harus sekitar 60-70 derajat. Terlalu panas? dia gak akan ada foam. Terlalu dingin? rasanya gak enak. Untuk ngepasin suhu ini aku yang belum bisa, karena belum punya thermometer. Dipanasin di microwave juga cuma kira-kira aja waktunya.

Sampai sekarang aku belum pernah berhasil sekalipun bikin latte art yang freepour.

Disitulah kadang saya merasa sedih… dan penasaran.

Percobaannya nih, udah pake coffee machine di ruang Direksi di kantor, trus pake microwave juga di kantor dan dirumah. Tapi aku saat ini cuma bisa bikin latte art dengan cara etching. Ini beberapa latte art yang udah pernah aku buat :

IMG_0889
My very first latte art

 

IMG_0888
Mau gambar kucing kenapa jadi tikus

 

IMG_0907
My Friend Totoro

 

 

Terus aku coba juga yang 3D Latte Art. Bikinnya hot chocolate, bukan coffee atas permintaan Mas Jokowow, OB aku di kantor.

IMG_0901Mas Joko langsung foto hot chocolate yang aku bikinin buat dia, trus dijadiin profile pic BBM nya.

D : Rasanya gimana mas? manis ga?
J : Kok gak manis ya bu
D : Pastilah gak manis, orang itu kan Milo 2 sachet. Trus kan udah dingin yah karena aku kelamaan bikin busa susu, jadi aku ama Rini kemaren manasin lagi di microwave. Eeeeeh meledak dong itu Milo!!
J : Hahh??? masa bu?? *langsung cek microwave
D : Tenang udah aku bersihin kok. Wakakakakak…

You should see his face. Shock gitu. sama shock nya waktu kemaren Tifa (anaknya Vicka yang masih umur 3thn) maen ke kantor trus maen “salju” dari serpihan pembolong kertas dan nyoret-nyoret wallpaper ruangan VP pake stabilo.

Aku juga mau minta maaf sama Rini. Soalnya nyipratin milk foam persis depan mukanya. Maaf ya teman-teman, aku membawa drama di kantor ini.

Sabar ya, aku mau belajar lagi gimana cara bikin itu yang freepour. Nanti kalo udah jago, semua aku bikinin deh..

Advertisements

10 thoughts on “Mommy Barista Wannabe

  1. Oke, good job untukk dirimu ,,saya adalah seorang barista, untukk freepouring belajarlah dngan giat dnn alat yg dipakai bukan microwave ya , heheehe , cobalah untuk memakai alat sederhana yaitu frenchpress , mengextarct coffe dn mmbuat microfroath milk pun bisa dngan teknik tertentu , skian dri saran sayaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s