Skin talk

Knowing Your Acid Toner

  
Oke jadi sekarang kita tau double toning itu menggunakan Exfoliate toner dan Hydrating toner, yang ternyata perkaranya nggak berhenti sampe disitu pemirsah. Exfoliate menggunakan Acid toner berfungsi untuk mengangkat sel kulit mati, yang baru tau ternyata macam-macam Acid toner itu ada banyak :)) Eaaaaa pucing mbaksis. So far yang aku pake sekarang ada 3 macam : AHA, BHA dan PHA. Yang mana yang paling tepat digunakan untuk kulit kita?

AHA atau Alpha Hydroxy Acids sendiri ada 5 jenis yang sering muncul di daftar bahan skin care yaitu; glycolic, lactic, malic, citric, dan tartaric acid. Yang paling sering digunakan yaitu Glycolic Acid. Jadi kalau dalam daftar komposisi skin care ada Glycolic acid-nya berarti AHA. Nah kalau BHA atau Beta Hydroxy Acid hanya ada satu jenis yaitu salicylic acid. Sedangkan PHA (Polyhydroxy Acids) mirip dengan AHA. Jadi kita fokus pada perbedaan antara AHA dan BHA ya.

beda AHA dan BHA

Produk AHA dan BHA memang akan membuat kulit kita halus, mengurangi tanda kerusakan akibat sinar matahari, meratakan warna kulit, mengangkat kotoran yang menyumbat pori, membuat kulit jadi kenyal dan sehat.

Kulit aku cenderung kering dan sensitif tapi berminyak di T-zone dan komedo. Berdasarkan riset aku dari Om Google, untuk kulit kering sebaiknya menggunakan AHA, atau digunakan bergantian dengan BHA tapi intensitasnya lebih diperbanyak AHA. Misal pakai AHA 5 hari, lalu BHA 1-2 kali dalam seminggu. Kalau kulit berminyak sebaliknya, yang diperbanyak BHA-nya, jadi AHA cukup 1-2 kali dalam seminggu.

Katanya sih pemakaian AHA dan BHA gak boleh ditumpuk, jadi kalau masalahnya kombinasi flek dan jerawat, penggunaan AHA dan BHA selang seling aja. Tapi itu tentu saja berdasarkan reaksi kulit masing-masing ya, kita emang kudu riset sendiri.

Setelah pemakaian satu bulan ini aku cocok pake AHA ataupun BHA, bedanya kadang emang kerasa kulit jadi kering kalau pake AHA, jadi harus ekstra hidrasinya. Sedangkan kalau BHA kok ngerasa pori-pori jadi agak besar trus agak menghitam tapi setelah cleansing jadi normal. Apalagi kalau pake Pixi overnight serum, langsung mengecil deh pori-porinya.

Trus PHA gimana tadi? PHA sifatnya sama seperti AHA, hanya saja struktur molekulnya lebih besar menyebabkan penetrasi ke dalam kulit lebih lambat, tapi hal ini juga membuat kemungkinan menyebabkan iritasi lebih kecil. Efektifitasnya bisa dibilang hampir sama ama AHA, tapi lebih “mild” dan “lambat”. Bisa dibilang AHA mungkin sedikit lebih baik dari PHA kalau bicara hasil dan waktu.

Baru toning nih, belum booster, essense, serum, masking, eaaaaa.. yang giat ya kakak. Semangka!

#menujumukakinclong2016

#menujukinclongbersamaturiskece

  

Advertisements

6 thoughts on “Knowing Your Acid Toner

  1. hallo, bagus banget reviewnya
    tapi request dong ditambahin hasil pemakaian setelah brp lama gitu hihihi
    btw itu exfoliating tonerkan ya ? berarti kalau kulit kombinasi,jerawat dan hilangin bekasnya mending yg mana ya mbak ? hehehe thanksss ya :>

  2. yak, cleansing & toning udah tamat bacanya, lanjut dong mba bahas serum dkk nya, kejayaan kulit masa muda, mulai memudar :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s